Tuesday, July 14, 2009

sepatu baru


aku punya sepatu baru,
warnanya biru,
sedikit gelap tanpa haru

sepatuku yang baru menemukanku
saat aku kehilangan sepatu cat hijau
tanpa alas aku melaju
nah, sepatu baru memanggilku
aku sedikit menoleh,
cukup lucu pikirku,,,
lalu kubawa bersamaku

sepatu baruku lucu,
semangatku menyulut
ideku meluncur,

namun,
sepatu baruku begitu longgar
sedikit susah untuk diajak berlari
tidak seperti sepatu cat hijau
yang selalu tenang saat baling- baling menggebu



#for my old green shoes...miss u...so much,



Friday, July 10, 2009

so classic..

Rasa.
Untuk kesekian kalinya aku berbicara.
Ingatkah Kau tentang jalan setapak di belakang pondok?
Tak ada apapun kecuali angin.
Yang sekarang masi berhembus membelai keningku.
Mungkin ini yang "dia" maksud.
Kabar ini ku kirim untuknya,
Meski dengan isi yang amatir,
Namun aku bersungguh,
Aku ingin pergi.
Dengan menyisipkan koma tanpa titik.
Berhias alunan bisik daun.
Dan senyum.


halah!!! mulai ngelantur aku. ini akibat saking numpuknya tantangan, terus ga ada media untuk menyalurkan keresahan. ga ada yang bisa di ajak ngobrol, diskusi. semua sibuk. semua tidur. hanya aku yang melek. oooohhhh,,,sunyi yang indah. cuma bisa pura2 tidur (alias merem) sambil tarik nafas panjang lalu menghembuskannya pelan2 sambil senyum2 ndiri. segalanya seakan senja. indaaaaaaahhhh sangaaadd...

apalagi yang bisa aku lakukan? bangun pagi pukul 5,,jeburrrr di kamar mandi,,nyiapin sarapan (buat aku ndiri),,lalu masuk kamar,,,nyiapin laptop...baru buka laptop,,,eh,,tiba2 pengen lari pagi...yaudah,,,jogging bentar 30 menit muter2 kampung,,,duduk di teras sambil melet2 karena cape+keringat bercucuran,,,minum pake air kendi,,,duduk lagi,,,muter2in pergelangan leher,,,dan menghempas nafas panjang...pandanganku mulai kunang2...akhirnya tertidur di sofa teras ampe jam 10..._ bangun2 langsung terasa laper,,,ternyata sarapanku blum aku makan...phufff!!! nasi gorengku udah minyakan...gak papa wes,,,lagian aku juga males keluar rumah,,,sikaaaaaaaat nasi gorengnya...terus minuum Milo angettt,,,hmmm...mandi lagi...keramas...ganti baju daster...masuk kamar..nyalain laptop lagi...mulai ngetik proposal media cetak...aku berencana mendirikan suatu perusahaan cetak ndiri...namanya NO POST!!! semoga Allah merestui rencanaku ini...baru ampe penyusunan alat2 kantor,,,udah 2 jam aku di depan laptop..ke kamar mandi,,,nyiram muka,,,ganti baju,,,bersiap kekampus,,,bukan untuk kuliah,,,hari ne ada latian kungfu!!!!...nyampe kampus jam 1 siang...langsung ganti kostum...eh,,ketemu si monyet,,,ngobrol dulu sbentar,,,kangen banget ternyata 3 hari ga k kampuz (bukan kangen kampus, tapi kangen ama monyet!!!)...glodak..gluduk,,,kraccckkkk...bbbrrrrruukk,,,lharrrrr!!!!...latian kungfu selesai pukul 5 sore...leha2 bentar di depan rawa... mandi di kampus...sholat maghrib...makan pecel lele di warung pojok...buseeeetttt,,,enak bgd makan di warung,,,meriah euy!!!...apalagi ditemenin monyet hehe...bis gtu jalan2 ama monyet,,,mampir ke skretnya monyet (UKM Fotografi)...ngobrol,,ketawa2,,,tonjok2an...lalu tiiiiidddddd ( makanin ikan peliharaannya monyet)...pulang kerumah...nympe rumah jam setengah 10 malem...ngelepasin atribut kefanaan manusia,,,ganti kostu daster...cuci kaki,,,cuci tangan,,,cuci muka,,,say hello ke mama papa adek,,,bablas ke kamar,,,nyalain laptop lagi,,,ngelanjutin nulis proposal sambil ndengerin lagunya Padi Harmoni dan Naff Bila Nanti Kau Milikku...jadi ga konsen nulis...akhirnya baca majalah,,,,ngegambar,,,corat- coret,,,sampe pukul kepala..abiz pusing tapi tetep ga bisa tidurrr,,,yaudah,,,aku baca novel NEW MOON...kentongan di kampungku bunyi 2 kali...masang selimut,,,buku aku buang ke bawah spring bed...lalu maksa tidurr!!!!...uhhhh...ahhhhh...ooohhhh...ggrrrrr,,,,
melek lagi,,jam kamarku nunjuk angka 6....so????????????




Monday, May 25, 2009

di depan Ex. Museum Mpu Tantular


temu teman (teater mahasiswa nusantara) begitu berkesan.
kita bisa kenalan ama temen- temen dari Sabang ampe Merauke. parahnya, mereka punya kebudayaan yang "grrrr" bgdddd,,,
aku paling suka tarian apa ya yang berasal dari Papua..
RASANYA SAAT NONTON ANAK PAPUA LAGI NARI, SEMANGAT IKUT TERSULUT..
jadi pengen ikutan nari.
nari+ lompat2 = uwenak puollll...

salah satu acara yang never ending to remember adalah saat karnaval budaya...
anjrit!!!!
jalanan kayak penuh jajan pasar.
warna- warni pakaian adat temen- temen daerah Makasar, Bali, Makasar, Papua, dll bikin mata ini segerrrrr..
jalan raya Darmo solah penuh umbul- umbul berjalan..

aku dkk gak mau kalah,
meski menjadi tuan rumah,
aku ikutan karnaval loh...

see,,



benda di YK (YogyaKarta) =)



daun ijo ini sejenis tanaman rambat. aku temukan di pinggiran pantai Parangtritis, Bantul, D.I. Yogyakarta...

SEdangkan batu yang terlihat bergelembung- gelembung ini - apa ia ini yang namanya karang? - juga aku temukan di pinggiran pantai Parangtritis. batu ini dikelilingi pasir putih yang mampu tergenggam..beda bgd ama pasir putih Situbondo..hehe..!!!

kok jadi gendeng ya?



MANA YANG LEBIH MANIS ?





together wid mai frensiiiiiyyyp...sHE'S arsyonk diArsyonK...

pease!!!


SAIA BERDJANDJI TIDAK AKAN MANDI SAMPAI ACARA TEMU TEATER MAHASISWA VI BERAKHIR....!!!

lelaki beruntunk di atas ini bernama Surya - masih terhitung sebagai mahasiswa UNITOMO. alesan kenapa saya menjepret dirinya, selain dia tampak ganteng diantara panitia Temu Teman VI di Surabaya, posisi tidur yang sigap cukup menarik perhatian saya...=)

senyuuuuummmm,,,


sebenarnya, "peristiwa" ini udah agak jadul..almost last year. tepatnya saat perayaan wisuda tahun 2008. Stikosa - AWS tidak hanya meloloskan mahasiswa, tapi juga tawa. gimana nggak, aku yang waktu itu ditunjuk - atau lebih tepatnya mengajukan diri - sebagai salah satu tim paduan suara, masih bisa santai2 plus poto2 bareng kakak kelas. padahal MC lagi serius- seriusnya memandu acara. haha,,maph ya om dan tante MC..abizz aku - bahkan kami - ngantuk banget ngikutin acara yang 100% formal..

last but not least..I'm hepi for u all...
gud luc!!! karena aku yakin, diluar sono, uda menjamur segala hiruk- pikuk surabaya. tetep jaga senyum menawan kita iaaa...


Thursday, March 26, 2009

dialogku bersama alam...

Pekerjaan seakan tak mampu membuat kantuk bagiku..aku semakin terjaga. meski telah lewat tengah malam, masi ku teruskan saja hobi melukisku...aku kini sedang melukis hutan impian, yang suatu saat akan ku bangun sebuah rumah untukku..dan juga untuk apapun yang menyayangi dan kusayangi dengan tulus...aku melukisnya mulai dari batang2 pohon berwarna coklat yang kokoh, aliran sungai imut yang menyertai pepohonan itu lalu dilanjutkan dengan hewan2 kecil penghias sungai. ada lintah, katak, tupai, ikan warna- warni, dan juga kupu-kupu yang berterbangan menggayut air sungai yang berlari sederhana. gemericiknya seperti menggelitik perut. kemudian aku juga menambahkan suasana ladang yang mulai menguning. ladang jagung dan padi, di sebelahnya tertambat pula lahan irigasi yang menyejukkan tiap pandang yang tak sengaja menjatuhkan pilihan untuk hidup di dunia hutan..tak lupa aku juga melukis 2 lekuk gunung lavender favoritku, di baliknya Tuhan selalu menyimpan sang pemberi hidup di setiap senja..aku membayangkan hutan buatanku ini juga dihiasi kawanan burung kenari kuning lemah yang selalu setia menggiring senja kembali sembunyi di balik gunung...pasti akan sangat menyenangkan kalo aku punya kemampuan untuk membuat dunia seperti keinginanku...hoho..sudah mulai ngelantur rupanya aku...Subhanallah..Aku masi mengingat kebesaran Tuhan yang mengaruniaiku dengan begitu banyak imajinasi yang hebat...tepat pukul 2 pagi, suasana seperti ini membawaku lebih jauh ke dalam ruang imajiku..aku senyum- senyum sendiri..sambil memandang lukisanku yang baru seperempat jadi...tiba-tiba duniaku seakan berhenti.aku tak bisa merasakan diriku. namun aku masi bisa bernafas, bahkan semakin lancar dan tenang. parah...yang ada di hadapanku ini bukan lukisan...bukan lagi lukisan,,ini benar- benar nyata..aku rasa, ada yang menyihirku hingga aku masuk ke dalam lukisanku. Ya, aku masuk dan menyatu dengan lukisanku. apakah aku mengecil? Entah...aku terpaku seakan tak percaya. namun aku sedikit merasa bahagia. mungkin karena aku bisa masuk ke dalam dunia imajiku...hyahahhahahah..akhirnya aku berhasil..

aku : (terjebak dalam hutan pinus, lebat, hijau, penuh kesejukan, belalang berterbangan dan gajah mengaum lembut)
"cuma ada di sini, cuma hari ini aku bisa tenang"

alam : (meluas mengalahkan lautan)
"siapa dirimu?"
"mengapa beranggapan seperti itu?"

aku : (yang tadinya berdiri tegap, lalu mulai bungkuk karena lelah. entah kenapa bisa lelah padahal udara hutan menyalur semangat..membasmi problema..menantang panas..)
"kehampaan mulai menyeruak"
"aku tidak memiliki persediaan anti virus untuk balik menyerang"

alam : (tertawa lirih hampir menyerupai rintihan..)
"kehampaan apa yang mampu membuatmu kaku?"

aku : (bingung..sebab tak mampu berkata- kata lagi saking lemesnya)
"kehampaan bermuka banyak"
"disini, aku hampa karena sendiri"
"di dunia nyata, aku hampa sebab merasa tak bermakna bagi orang yang aku sayang"

alam : (mendengar namun tetap tak terlalu perduli kepad "Aku")
"kasihan sekali kamu...judul cerita ini harusnya adalah kasih tak terkasih"
"jangan anggap rumit dunia ini"
"dunia imaji atau pu dunia nyata bagiku sama saja"

aku : (semakin tak berdaya)
"iya, sama saja"
"tadinya aku harap berbeda"

alam : ( semakin memandang aneh, namun sedikit tertarik)
"apa yang membuatmu berkhayal seperti itu?"
"bukankah di dunia nyata kamu juga bisa sekaligus masuk ke dalam dunia imajimu?"
"syukuri saja!"

aku : (sudah mulai terserang lunglai..hingga duduk terkulai)
"iya...aku sadar"
"akan semakin tak bermakna jika hanya aku sendiri yang bisa menikmati indahnya sunyi ini"
"kenapa aku tak bisa mengajak kawan- kawanku kemari?"

alam :
"sebab mereka memiliki dunia imajinya sendiri"
"dan kalian semakin menjauh jika terlalu menuruti khayalan kalian"
"...dan akan semakin renggang hidup kalian"
"syukuri saja"
"ikhlaskan perjuangan kalian"

aku : (tak mengerti apa yang di ucapkan alam)
"maksudnya?"

alam : (terbahak- bahak)
"aku mengerti akan kehampaan yang menyebabkan mu ingin lari dari dunia nyatamu"
"bekerja seharian, belajar, berjalan, berlari sekencang- kencangnya namun tak tahu apa yang sedang kau kejar"
"kau ingin kembali bermakna, bagi kehidupanmu, dan juga kepercayaanmu"
"kau tahu mengapa kau bisa sampai disini?"
"aku yakin, tadinya kau pun tak percaya hingga kau benar- benar merasakan sensasi imaji ini"
"coba renungkan lagi..."

aku : (sedikit berpikir dalam kegelisahan)
"aku rasa..aku sedang tertidur lalu bermimpi memasuki dunia imajiku..."
"tapi aku yakin,, sebelum menyentuh tanah ini, aku tak sedikitpun mengantuk"

alam : (sedikit menyungging senyum masam)
"apa kau yakin?"
"perlu kamu tahu, batas antara keduanya sangat tipis. begitu tipis hingga kau tak bisa merasakan perbedaan2nya"

aku : (tertidur)
"(perasaanku bersabda, aku tak seharusnya seperti ini..benar2 mengunjungi alam imajiku..aku merasa kosong...tanpa kelebihan dan kekurangan...sekejap membuatku semakin melemah..setelah ini aku akan istirahat...dan aku harap, nanti saat aku bangun, aku berada di dunia nyataku...amin."


saat itu juga aku terlelap. namun aku masi bisa merasakan udara hutan yang tadinya ada dalam dunia imajiku. tak ku hiraukan lagi hal itu..aku benar- benar lelah memikirkannya...aku bersandar pada salah satu pohon, lalu mulai merebahkan ragaku di atas rerumputan yang belum jadi...lamaaaaa sekali aku tertidur...kemudian sesuatu bergetar nyaring memekakkan telinga...kukira rumput sedang bergemuruh...hehe,,,ternyata alarm ponselku berdering. sudah pukul 6 pagi...kutarik lagi selimutku...ohh,,,terimakasih Tuhan telah mengabulkan permintaanku...terimakasih papa karena telah membetulkan tidurku lalu melindungiku dengan selimut tebal nan hangat sehingga aku sekarang bertambah semangat tersenyum pada dunia nyataku...;-)

Friday, March 20, 2009

butiran bersejarah

  • siang mulai terkalahkan jingga yang berlari begitu cekatan. udara bara berubah menjadi senja yang berharap terbebas dari baja. manusia berterbangan memecah kehangatan. burung- burung mampu berjalan dengan santai di trotoar sagan yang berkoar. hingar bingar pasar waktu itu tidak merusak pendengaranku. teriakan pedagang, tangisan anak kecil, rong-rongan kendaraan bermotor hanya getir lemah yang membelai telingaku. aku, hatiku, dan jiwaku masi merasa tenang dan nyaman. padahal aku sekarang juga sedang duduk di atas mesin kendaraan, lebih tepatnya duduk di dalam mobil seorang kawan.
  • melaju santai melintasi sudut- sudut kota seni yang berhiaskan tulisan aksara jawa. meski tak lancar berbahasa jawa, tapi aku lulus ujian menulis aksara Jawa. Mengapa bisa begitu? menurutku, aksara Jawa terlihat begitu eksotis dengan artisitik lengkungan- lengkungannya. seakan menggambarkan lengkung perjalanan hidup makhluk Tuhan di bumi. jauh dari pasar, suasana makin bisa dinikmati. dengan diiringi musik dari band- band lokal, aku mengelilingi jalan bundar yang mengelilingi propinsi tengah.

keindahan sujud

jika rumput tak lagi mampu bersolek ria,
jika udara tak mampu menyejukkan,
jika awan tak lagi menjadi tempat persembunyian...

jika bara dan tirta bertukar sendi..
Betapa menyeramkan,
kelam,
sepi...

Belalang pun tak berani berkumandang

Hanya Dia tempat menumpukan lutut
dan..
mempersembahkan sujud

Jurang lavender

Tjahaya lukis merundung rasa hening senja di balik gunung
tersayat garis semburat awan jingga,
menoreh hingga kelabu
tak lagi meriah,
namun lebih menenangkan

Lekuk ujung gunung berdua,
tak searah...
indah

Di balik itu,
sembunyi keluarga burung kenari kuning lemah
yang berbaris rapi menebali garis
bergerak seirama meski tak bernada..
tetap indah

angin

sekejap
seperti mimpi
ada
lalu hilang
tapi,
tetap membekas

heran,
aku tak memintanya hadir,
tapi
ia datang bukan dengan janji

dulu...
aku sepi, dia ramai
sekarang...
aku beku tanpa sebab

Tuesday, March 10, 2009

tertawalah...

melewati batas pantai, menyeberangi sungai junior, lalu melompati bukit...senyumku terkembang namun masi tetap sederhana...
udara waktu itu agak menyengat namun dia menyejukkan ku..membuatku tetap tersenyum hingga gigi ini garing..hakakak...
tak ada yang tahu betapa senangnya hatiku saat itu..meski awalnya sedikit speechles, namun akhirnya berujung mulus..aku tetap senyum walau ngantuk menyerangku..mata ini seakan tak bisa diajak kompromi..tapi tak apalah..
apa kamu tahu rasanya makan sambal gula? sebenarnya sama seperti sambal biasa..namun pedas sudah tak terasa, yang ada hanya manis..semakin lama semakin mulut ini tak sanggup berhenti mengunyah..sambalnya seperti candu..
jika kamu membayangkannya, pasti kamu heran lalu menyangkaku sudah gila dan menjadi freek..mungkin..tapi aku masih merasa sadar dengan apa yang kulakukan..buktinya sekarang aku bisa menceritakannya kepada kalian..
jika dy tau aku menceritakan ini dalam blog, aku pasti akan malu...karena aku tak pernah sekalipun jujur padanya jika aku senang ditemaninya...
jadi, jangan bilang padanya iaaa..,plizzxz..